-

Sabtu, 01 Maret 2014

Artikel Tentang Virus Komputer dan Cara Kerja Virus Komputer

Saat Ini, pastilah kita semua selaku konsumen/pengguna jasa komputer dan jaringan ( internet ) sudah sangat
sering mendengar istilah “virus” yang terkadang meresahkan  kita. Tulisan ini akan mengupas  lebih jauh
mengenai virus, yang nantinya diharapkan dapat membuat kita semua mengerti dan memahami tentang virus.

ASAL MUASAL VIRUS 

1949, John von Neumann, menggungkapkan " teori self altering automata " yang merupakan hasil riset dari para
ahli matematika.

1960, Lab BELL (AT&T), para ahli di lab BELL (AT&T) mencoba-coba teori yang diungkapkan oleh John von
Neumann, dengan membuat suatu jenis permainan/game. Mereka membuat program yang dapat memperbanyak
dirinya dan dapat   menghancurkan program buatan lawan. Program yang mampu bertahan dan menghancurkan
semua program lain, akan dianggap sebagai pemenangnya. Permainan ini akhirnya menjadi permainan favorit di
tiap-tiap lab komputer. Tetapi, semakin lama program yang diciptakan makin berbahaya, sehingga mereka
melakukan pengawasan dan pengamanan yang ketat terhadap permainan ini.

1980, Program-program tersebut yang akhirnya dikenal dengan sebutan "virus" ini berhasil menyebar keluar
lingkungan laboratorium, dan mulai beredar di masyarakat umum. 

PENGERTIAN VIRUS 

"A program that can infect other programs by modifying them to include a slighty altered copy of itself. A virus 
can spread throughout a computer system or network using the authorization of every user using it to infect their 
programs. Every programs that gets infected can also act as a virus that infection grows“  

Pertama kali istilah “virus” digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer 
dinamakan “virus” karena  memiliki beberapa  persamaan mendasar dengan virus  pada istilah kedokteran 
(biological viruses). 

Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa. Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar 
dengan program-program  lainnya,yaitu virus dibuat untuk  menulari program-program  lainnya, mengubah, 
memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu   dicatat   disini, virus hanya akan menulari 
apabila program pemicu atau    program     yang    telah     terinfeksi tadi dieksekusi, disinilah perbedaannya 
dengan "worm". Tulisan ini tidak akan bahas worm karena nanti akan mengalihkan kita dari pembahasan 
mengenai virus ini. 

KRITERIA VIRUS 

Suatu program dapat disebut sebagai suatu virus apabila memenuhi minimal 5 kriteria berikut : 

    1.  Kemampuan untuk mendapatkan informasi 
    2.  Kemampuan untuk memeriksa suatu file 
    3.  Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri 
    4.  Kemampuan melakukan manipulasi   
    5.  Kemampuan untuk menyembunyikan diri. 

Sekarang akan coba dijelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dari tiap-tiap kemampuan itu dan mengapa ini 
sangat diperlukan. 

1.  Kemampuan untuk mendapatkan informasi 

Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam suatu directory. Untuk apa? Agar 
dia dapat memperoleh daftar file yang bisa dia tulari. Misalnya, virus makro yang akan menginfeksi semua file 
data MS Word, akan mencari daftar file berekstensi *.doc. Disinilah kemampuan mengumpulkan informasi itu 
diperlukan agar virus dapat membuat daftar/data semua file, lalu memilahnya dengan mencari file-file yang bisa 
ditulari. Biasanya data ini tercipta saat file yang tertular/terinfeksi virus atau file program virus itu sendiri dibuka 
oleh user. Sang virus akan segera melakukan pengumpulan data dan menaruhnya (biasanya) di RAM, sehingga 
apabila komputer dimatikan semua data hilang. Tetapi data-data ini akan tercipta kembali setiap kali virus itu 
diaktifkan. Biasanya data-data ini disimpan juga sebagai hidden file oleh virus tersebut. 

2.  Kemampuan memeriksa suatu program 

Suatu virus juga harus bisa memeriksa suatu file yang akan ditulari, misalnya dia bertugas menulari program 
berekstensi *.doc, maka dia harus memeriksa apakah file dokumen tersebut telah terinfeksi ataupun belum, 
karena jika sudah, akan percuma menularinya lagi. Ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan suatu 
virus  dalam  hal kecepatan menginfeksi suatu file/program. Yang umum dilakukan  oleh  virus adalah 
memiliki/memberi tanda pada file/program yang telah terinfeksi sehingga mudah untuk dikenali oleh virus 
tersebut. Contoh penandaan adalah misalnya memberikan suatu byte yang  unik  di setiap  file yang telah 
terinfeksi. 

3.  Kemampuan untuk menggandakan diri 

Kalo ini memang virus "bang-get", maksudnya, tanpa kemampuan ini tak adalah virus. Inti dari virus adalah 
kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari file lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon
korbannya maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya. Jika belum terinfeksi maka sang virus akan 
memulai aksinya penularan dengan cara  menuliskan  byte pengenal pada file tersebut,  dan seterusnya 
mengcopikan/menulis kode objek virus diatas file sasaran. Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk 
menulari/menggandakan dirinya adalah : 

a.  File yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. Kemudian diciptakan suatu file berisi program virus itu 
sendiri menggunakan nama file yang asli. 
b.  Program virus yang sudah dieksekusi/load ke memori akan langsung menulari file-file lain dengan cara 
menumpangi seluruh file yang ada. 

4.  Kemampuan mengadakan manipulasi 

Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus menulari suatu file. Isi dari suatu rutin ini  
dapat  beragam  mulai dari yang tidak  berbahaya sampai yang melakukan perusakan. Rutin ini umumnya 
digunakan untuk memanipulasi file atau pun mempopulerkan pembuatnya ! Rutin ini memanfaatkan kemampuan 
dari suatu sistem operasi (Operating  System), sehingga   memiliki  kemampuan  yang sama dengan yang 
dimiliki sistem operasi. Misal :   

a.  Membuat gambar atau pesan pada monitor 
b.  Mengganti/mengubah-ubah label dari tiap file, direktori, atau label dari drive di PC 
c.  Memanipulasi file yang ditulari 
d. Merusak file 
e.  Mengacaukan kerja printer, dsb 

5.  Kemampuan Menyembunyikan diri 

Kemampuan menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua pekerjaan baik dari awal 
sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana. 
Langkah langkah yang biasa dilakukan adalah: 

-  Program virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan program lain yang dianggap berguna 
oleh pemakai 
-  Program virus diletakkan pada Boot Record atau track pada disk yang jarang diperhatikan oleh komputer itu 
sendiri 
-  Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak terlalu berubah ukurannya 
-  Virus tidak mengubah keterangan/informasi waktu suatu file 
- dll 

SIKLUS HIDUP VIRUS 

Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap: 

o  Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur ) 
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang 
ditentukan, kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini. 

o  Propagation phase ( Fase Penyebaran ) 
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage 
(baik hardisk, RAM dsb). Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “kloning” virus tersebut 
(tergantung cara virus tersebut menginfeksinya).

o  Trigerring phase ( Fase Aktif ) 
Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant 
Phase. 

o  Execution phase ( Fase Eksekusi ) 
Pada fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan 
pesan-pesan, dsb 


JENIS – JENIS VIRUS 
Untuk lebih mempertajam pengetahuan kita tentang virus, saya akan coba memberikan penjelasan tentang 
enis-jenis virus yang sering berkeliaran di masyarakat umum. 
1.  Virus Makro 
Jenis virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar. Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu 
aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila 
aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik. Sebagai contoh jika pada komputer mac dijalankan aplikasi 
Word, maka virus makro yang dibuat dari bahasa makro Word dapat bekerja pada komputer bersistem operasi 
Mac ini. 
Contoh virus: 
   Varian W97M, misal W97M.Panther   
Panjang 1234 bytes, akanmenginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka. 
 WM.Twno.A;TW   
Panjang 41984 bytes, akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya 
berekstensi *.DOT dan *.DOC 
 dll 

2.  Virus Boot Sector 
Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar. Virus ini dalam menggandakan dirinya, akan memindahkan 
atau menggantikan boot sector asli dengan program booting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan 
diload  ke memori dan selanjutnya virus  akan mempunyai kemampuan mengendalikan  hardware    standar 
contoh : monitor, printer dsb) dan dari memori ini pula virus akan menyebar ke seluruh drive yang ada dan yang 
erhubung ke komputer (contoh : floopy, drive lain selain drive c:). 
Contoh virus : 
   Varian virus wyx   
ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy ;   
Panjang :520 bytes;    
Karakteristik : memory resident dan terenkripsi. 
   Varian V-sign :   
Menginfeksi : Master Boot Record ;     
Panjang 520 bytes;   
Karakteristik : menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic)   Stoned.june    4th/ bloody!:       
Menginfeksi : Master Boot Record dan floopy;   
Panjang   520 bytes;       
Karakteristik : menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan pesan   "Bloody!june
4th 1989" setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali. 

3.  Stealth Virus  
Virus ini akan menguasai tabel interrupt pada DOS yang sering kita kenal dengan "Interrupt interceptor".
Virus ini berkemampuan untuk mengendalikan instruksi-instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi
sesuai namanya baik secara penuh ataupun ukurannya. 
Contoh virus : 
Yankee.XPEH.4928,       
Menginfeksi file *.COM dan *.EXE ;       
Panjang 4298 bytes;   
Karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu 

WXYC (yang termasuk kategori boot record pun   karena    masuk kategri stealth dimasukkan pula disini),
Menginfeksi floopy an motherboot record;      
Panjang 520 bytes; 
Karakteristik : menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi. 
- Vmem(s):   
Menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ;    
Panjang fie 3275 bytes;   
Karakteristik:menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi. 
- dll 

4.  Polymorphic Virus 
Virus ini Dirancang buat mengecoh program antivirus, artinya virus ini selalu berusaha agar tidak dikenali oleh
antivirus dengan cara selalu merubah rubah strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain. 
Contoh virus: 

-  Necropolis A/B,    
Menginfeksi file *.EXE dan *.COM;    
Panjang   file 1963  bytes;  
Karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan dapat berubah ubah struktur 
-  Nightfall,    
Menginfeksi file *.EXE;    
Panjang file 4554 bytes;    
Karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu, terenkripsidan dapat
berubah-ubah struktur 
- dll 

5.  Virus File/Program     
Virus ini menginfeksi file-file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file *.EXE, maupun
*.COM biasanya juga hasil infeksi dari virus ini  dapat diketahui dengan  berubahnya  ukuran file yang
diserangnya. 

6.  Multi Partition Virus 
Virus ini merupakan gabungan dari virus boot sector dan virus file. Artinya pekerjaan yang dilakukan berakibat
dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-file *.EXE atau *.COM dan juga menginfeksi boot sector.


BEBERAPA CARA PENYEBARAN VIRUS 

Virus layaknya virus biologi harus memiliki media untuk dapat menyebar, virus komputer dapat menyebar ke 
berbagai komputer/mesin lainnya juga melalui berbagai media, diantaranya: 

1.  Disket, media storage R/W  
Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk dijadikan media. Baik sebagai 
tempat menetap ataupun sebagai media penyebarannya. Media yang bias melakukan operasi R/W (Read dan 
Write) sangat memungkinkan untuk ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran. 

2.  Jaringan ( LAN, WAN,dsb) 
Hubungan antara beberapa computer secara langsung sangat memungkinkan suatu virus ikut berpindah saat 
terjadi pertukaran/pengeksekusian file yang mengandung virus. 

3.  WWW (internet) 
Sangat mungkin suatu situs sengaja ditanamkan suatu “virus” yang akan menginfeksi komputer-komputer 
yang mengaksesnya. 

4.  Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan 
Banyak sekali virus yang sengaja ditanamkan dalam suatu program yang disebarluaskan baik secara gratis, 
atau trial version. 

5.  Attachment pada email, transfering file 
Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email attachment dikarenakan semua 
pemakai jasa  internet  pastilah menggunakan email untuk berkomunikasi,  file-file  ini sengaja dibuat 
mencolok/menarik perhatian, bahkan seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya. 

PENANGULANGANNYA 

1.  Langkah-Langkah untuk Pencegahan 
Untuk pencegahan anda dapat melakukan beberapa langkah-langkah berikut : 
o  Gunakan antivirus yang anda percayai dengan update terbaru. Tidak perduli apapun merknya 
asalkan selalu diupdate, dan auto-protect dinyalakan maka komputer anda terlindungi. 
o  Selalu scanning semua media penyimpanan eksternal yang akan digunakan, mungkin hal ini agak 
merepotkan tetapi jika auto-protect antivirus anda bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan. 
o  Jika anda terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan antivirus anda dengan 
Firewall, Anti-spamming, dsb. 
o  Selalu waspada terhadap fle-file yang mencurigakan, contoh : file dengan 2 buah exstension atau 
file executable yang terlihat mencurigakan. 
o  Untuk software freeware + shareware, ada baiknya anda mengambilnya dari situs resminya. 
o  Semampunya hindari membeli barang bajakan, gunakan software-software open source. 

2.  Langkah-Langkah Apabila telah Terinfeksi 
o  Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah di disket, jaringan, email dsb. 
Jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda mengisolasi komputer anda dulu (baik 
dengan melepas kabel atau mendisable sambungan internet dari control panel) 
o  Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda, dengan cara:    Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb 
   Scan dengan  antivirus anda,  jika anda terkena saat auto-protect  berjalan  berarti virus 
definition di dalam komputer anda tidak memiliki data virus ini, cobalah update secara 
manual atau  mendownload  virus definitionnya  untuk  kemudian anda install. Jika virus 
tersebut memblok usaha anda untuk mengupdate, maka upayakan  untuk menggunakan 
media lain (komputer) dengan antivirus yang memiliki update terbaru. 
o  Bersihkan virus tersebut. Setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan segera 
untuk mencari removal atau cara-cara  untuk memusnahkannya  di situs-situs yang  memberikan 
informasi perkembangan virus tersebut. Hal ini perlu dilakukan apabila antivirus dengan update 
terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya. 
o  Langkah terburuk. Jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat ulang komputer anda . 

PENUTUP 

Semoga pembahasan mengenai virus ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi kita semua. Tulisan ini 
ditujukan untuk pembelajaran semata sehingga sangat diharapkan  kritik  dan sarannya. Apabila banyak 
kekurangan pada tulisan ini harap dimaklumi. Terakhir, penulis merasa perlu untuk mengucapkan terima kasih 
kepada *puji, echostaff (MOBY, the_day, z3r0byt3, comex,), newbie_hacker members, dan semua pencinta 
Opensource. 


REFERENSI 
1.  [ Stallings, William ], “ CRYPTOGRAPHY AND NETWORK SECURITY , principle and practice: second 
edition ” , Prentice-Hall,Inc., New Jersey ,1999 
2.  [ Salim, IR.Hartojo ], “ Virus Komputer, teknik pembuatan & langkah-langkah penanggulangannya ”, Andi 
OFFSET, Yogyakarta , 1989. 
3.  [ Amperiyanto, Tri ], “ Bermain-main dengan Virus Macro ”, Elex Media Komputindo, Jakarta,2002 
4.  [ Jayakumar ], “ Viruspaperw.pdf ”, EBOOK version   
5.  [ y3dips ], “ pernak pernik Virus ” , http://ezine.echo.or.id, Jakarta, 2003 
6. “ Virus Definition dari salah satu Antivirus ”